Translate

Cara Membuat Website Startup, Raih Peluang Gemilang

  

Cara Membuat Website Startup, Raih Peluang Gemilang
Cara Membuat Website Startup, Raih Peluang Gemilang (Pixabay.com)


Cara Membuat Website Startup, Raih Peluang Gemilang

Cara Membuat Website Startup

Setiap perusahaan start up  membutuhkan website, baik sebagai media promosi dan sebagai penghubung dengan pelanggan akan tetapi harus tahu cara membuat web site dengan tepat untuk perusahaan start up.

Salah satu hal yang paling penting dalam cara membuat web site yang tepat sasaran ialah website tersebut sesuai dengan identitas perusahaan start up.  Mulai dari desain, elemen-elemen website, hingga proyeksi konten untuk setiap landing page situs atau website.

Sisi lain perlu memastikan bahwa website perusahaan start up  bisa diakses dengan mudah melalui perangkat mobile, desktop, dan tab. Ini sangat penting mengingat perusahaan start up saling kompetitif di era digital.

Cara Membuat Website Startup

Berikut 6 cara membuat web site yang bisa mengomunikasikan perusahaan start-up Anda secara baik, dilansir dari Zynergy. Cara Membuat Website Startup

1. Jangan jadikan website sebagai proyek sampingan

Website bukan hanya berguna sebagai brosur online bagi citra perusahaan. Dengan penggunaan dan pengembangan yang maksimal, justru dapat menjadikan website sebagai sumber keberhasilan perusahaan.

Website merupakan bagian paling esensial bagi perusahaan start up di era modern ini. Sebelum menggunakan layanan suatu barang, calon pelanggan cenderung mencari informasi terlebih dahulu tentang layanan tersebut secara online.

2. Buat strategi pengembangan website dengan sasaran yang jelas

Sebuah perusahaan start up sebaiknya selalu membuat dan mengembangkan strategi untuk website dengan sasaran-sasaran yang terukur dan visioner. Kemudian, kembangkan website berdasarkan sasaran-sasaran yang telah difokuskan tersebut.

Misalnya, Anda memiliki target meningkatkan pemasukan sebesar 50% untuk bulan selanjutnya. Anda dapat memaksimalkan pengalaman berbelanja di situs bagi pelanggan-pelanggan Anda untuk mewujudkan target tersebut.

3. Mulailah dari halaman awal, lihat reaksi pengunjung

Ini adalah tahap awal cara membuat web site terpenting. Dalam mengembangkan website, tidak harus langsung membangun semua elemen website. Cukup halaman beranda terlebih dahulu. Nantinya, bisa melihat bagaimana reaksi pengunjung terhadap halaman awal.

Selain dapat menghemat waktu, cara ini juga bisa menghemat biaya, bisa mengembangkan website hanya sesuai dengan feedback dari pengunjung situs.

4. Sesuaikan anggaran website Anda dengan sasaran yang dimiliki

Tetapkan anggaran yang realistis berdasarkan pada besaran sasaran atau target yang dimiliki misalnya, jika ingin mencapai target pendapatan Rp 10 juta dalam satu bulan, maka harus membagi anggaran dalam pendapatan tersebut untuk kebutuhan pengembangan dan pembuatan website setiap bulannya.

5. Ingatlah, website merupakan ‘kesan pertama’ bagi pelanggan

Website dengan desain yang tidak enak dipandang mata tentu saja meninggalkan kesan yang tidak enak bagi pengunjung, apalagi jika ini pertama kali mereka mengunjungi website tersebut.

Pengembangan dan pembuatan website tidak sekadar bagaimana kekuatan SEO bisa menarik pengunjung, namun juga pengalaman pengunjung saat sudah berada di website. Semakin nyaman tampilan dan navigasi website bagi mereka, semakin baik pula kesan Anda di mata mereka.

6. Jangan membuat website jika tidak berniat untuk mempromosikannya

Pengembangan dan pembuatan website yang maksimal dan baik tentu akan memberikan hasil yang baik pula pada perusahaan start up Anda. Jika website dapat memberikan keuntungan, mengapa tidak memaksimalkannya?

7. Menggunakan Hosting Sertifikat SSL (Secure Sockets Layer)

Pertama yang harus dilakukan yaitu memilih hosting, apabila website startup menjual produk di website maka lebih baik memilih hosting yang telah bersertifikat. Sangat disarankan untuk menggunakan hosting dengan label SSL. Hosting bersetifikat menjamin keamanan data pelanggan yang datang ke website.
Data pelanggan dienkripsi kemudian informasi disimpan secara aman. Keamanan data ditandai dengan munculnya gembok warna hijau di bar URL. Banyak konsumen yang belanja di website bersertifikat SSL. Jadi menggunakan hosting bersertifikat sangat menguntungkan bagi website startup, karena mampu meningkatkan pengunjung website. Selain itu banyak konsumen yang membeli produk sehingga keuntungan bulanan semakin meningkat.

8.      Memilih Hosting Dengan Biaya Terjangkau

Berbagai penyedia hosting banyak yang menawarkan harga berbeda-beda. Mulai dari harga murah hingga mahal, sebagai pembuat website pemula sangat disarankan untuk memilih hosting yang harganya terjangkau namun sesuai dengan kualitas. Jangan membeli hosting dengan harga murah, karena kurang terjamin untuk website startup.
Lebih baik lakukan survey harga hosting ke penyedia, kemudian tanyakan harga dan kualitas hosting. Dengan begitu, bisa menyimpulkan apakah harga hosting tersebut sudah sesuai kebutuhan. Membandingkan hosting satu dengan lainnya cukup sulit, tidak boleh langsung percaya kepada penjual. Sebaiknya mintalah rekomendasi teman yang sudah pernah menggunakan hosting atau bacalah review harga di kolom komentar penjual hosting.

9. Mengetahui Waktu Yang Tepat Untuk Dedicated Hosting

Tips membangun website startup berikutnya yaitu memperhatikan dedicated hosting. Website startup yang baru dibuat memungkinkan untuk melakukan shared hosting. Ketika bisnis online sudah lancar, akan memilih untuk pindah. Awalnya ke shared hosting, kemudian berubah ke dedicated hosting. Sebagai pemilih website, harus memperhatikan betul tentang kapan waktunya pindah ke dedicated hosting sehingga sesuai dengan kebutuhan website bisnis.

10. Mengetahui Kebutuhan Bandwidth

Bandwidth diperlukan untuk membuat aplikasi pada website agar terlihat lebih menarik. Selain menarik, aplikasi dapat memberikan pengalaman terbaik kepada konsumen saat mengunjungi website. Penggunaan bandwidth akan menjadi tinggi jika menggunakan aplikasi lebih banyak berupa Flash, audio, video, dan javascript. Lebih tinggi lagi jika website memiliki peringkat teratas di mesin pencarian google. Oleh karena itu, fokus mencari jasa hosting yang menyediakan bandwidth dengan layanan tidak terbatas.

11. Mencari Hosting dengan Penyimpanan Tidak Terbatas

Website startup membutuhkan tempat penyimpanan yang lebih besar. Kapasitas penyimpanan lebih besar jika berusaha untuk menaikkan pertumbuhan website startup agar dikenal oleh banyak orang. Carilah hosting yang menyediakan penyimpanan tidak terbatas. Memang di jasa hosting banyak yang menawarkan harga murah namun, biasanya penyimpanan yang tersedia hanya terbatas. Jika memilih hosting dengan kapasitas penyimpanan kecil maka, dapat membuat kinerja website lambat.

12. Pastikan Adanya Dukungan Pelanggan

Pastikan website menyediakan fitur dukungan pelanggan. Fitur dapat berupa kolom komentar produk, atau masukan terhadap produk di website startup. Fitur tersebut sangat membantu untuk refleksi terhadap produk serta website startup untuk kedepannya agar lebih baik lagi.

Itulah tips membangun website startup yang harus diketahui. Sebagian besar harus memperhatikan mengenai hosting website yang akan digunakan. Setelah selesai, bisa membuat website sesuai dengan langkah-langkah yang tersedia di dalamnya dengan mudah. Semoga bermanfaat

Referensi Cara Membuat Website Startup, Raih Peluang Gemilang

Cara Membuat Website Startup

  1. https://www.logique.co.id/
  2. https://idcloudhost.com/

Simak Juga

 

Reads Also :

  1. Create Account WordPress Blog Check Out
  2. Digital Marketing Agency, Arfadia
  3. Walmart Marketplace, See Explanation
  4. Al Qur'an PDF, to Facilitate Muslim
  5. My Abi Is Different Have Collection
  6. Mebel Furniture Review
  7. Studying At Brain Academy
  8. E-Commerce Indonesia
  9. Boarding School in Malang
  10. Boarding School in East Java
  11. Books Stories in Qur'an
  12. Digital Marketing Agency
  13. Zakat One of Pillars of Islams





Post a Comment

0 Comments